Langsung ke konten utama

Perbedaan Antara Buku Tekt dan Novel


Perbedaan Antara Buku Tekt dan Novel

 
Di kalangan masyarakat, khususnya pelajar buku teks dan buku novel kerap menjadi buku pegangan, ada yang menjadikannya sebagai sumber ilmu, ada juga yang menjadikannya sebagai penghibur. Karena, buku memiliki makna tersendiri bagi setiap orang. Makna dan perbedaan menjadi alasan mengapa buku A dan B dibaca. Apa saja kah perbedaan antara dua jenis buku tersebut?
 

Buku teks dapat diartikan kumpulan teks panjang, mau berbentuk fisik ataupun digital. Sedangkan novel adalah sejenis buku yang didalamnya terdapat cerita. Perbedaan yang terdapat diantara keduanya, yaitu :

1.      Perbedaan dalam proses pembuatannya
Pembuatan buku fiksi atau misalnya novel, lebih menitikberatkan pada pembangunan alur cerita. Cerita tersebut tentunya juga dapat melahirkan ciri khasnya, seperti permasalah yang terjadi atau solusi penyelesaiannya. Sedangkan dalam pembuatan buku non fiksi, penulis harus memiliki data yang valid, kemudian data-data tersebut dikembangkan dengan bahasa yang baku/formal.

2.      Fakta/ kebenaran cerita
Novel biasanya disajikan tidak berdasarkan fakta yang terjadi, bisa saja hanya khayalan belaka, ini dilakukan dengan tujuan menarik perhatian pembaca. Sedangkan buku text yang bersifat nonfiksi, fakta dan kebenaran harus sesuai apa pun yang terjadi atau terdata.

3.      Perbedaan dalam hal dialog
Novel /fiksi menampilkan dialog yang lebih santai dan apa adanya, misalnya percakapan dua orang membahas sesuatu., bisa itu berssifat penting atau tidak penting. Sedangkan nonfiksi/buku text menampilkan dialog yang ditujukan untuk penguat dalam narasi atau isi buku. Misalnya, kalimat ata kata yang diungkapkan seorang petinggi atau ahli atau pakar yang dapat dijadikan penguat atau bukti dari apa yang kita tuliskan.

4.      Perbedaan unsur-unsur pembangun cerita
Dalam buku fiksi, pembaca akan digilir dari satu konflik menuju konflik berikutnya atau penyelesaian konflik. Unsur yang dihadirkan dalam fiksi adalah unsur instrinsik, seperti tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan pesan/amanat cerita.
Sedangkan dalam buku text/nonfiksi, unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pembuatannya adalah fakta.

5.      Pemanfaatan cerita
Fiksi biasa disajikan dengan tujuan untuk menghibur pembaca, fiksi cenderung digambarkan seperti film.  Pembaca dapat mengkhayalkan apa isi cerita dalam fikirannya. Sedangkan nonfiksi, biasa dimanfaatkan pembaca untuk mencari data atau pengetahuan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Untuk Kesayangan Baba & Umma

Hai Alvaro Kaisar Idris, disini umma akan ceritakan perjuangan umma saat masa hamil dan melahirkanmu ya nak. Agar kamu tau dan mampu menghargai setiap perempuan. Part 1 Masa Kehamilan  Dimulai dari rasa bahagia yang bercampur aduk dengan gelisah, takut dan tidak siap. Umma melihat garis dua di alat tes kehamilan yang baru saja umma beli. Awalnya ragu dengan hasil yang terlihat, karna samar samar. Umma coba sekali lagi dan hasilnya sama. Dengan perasaan terharu yang bercampur gelisah, umma menyampaikan pada baba bahwa umma hamil. Saat itu sejujurnya umma belum siap, karna banyak hal. Tapi tentu banyak tangan yang berdoa untuk kehadiranmu sayang. Bukan, bukan umma tidak mengharapkanmu. Umma takut ini bukan waktu yang tepat. Umma takut tidak amanah, sebab umma belum banyak belajar. Seharusnya umma belajar dan siapkan mental dulu kan nak. Supaya kamu tumbuh lebih beruntung dari baba dan umma. Sejak kami tau kehadiranmu. Umma memutuskan untuk mengurangi aktivitas umma, tentunya juga pad...

Hadiah Terindah Menjelang Anniversary 1 Tahun Pernikahan Baba & Umma

  Anakku sayang, ini part 2 ya. Kamu harus baca part 1 dulu cerita umma. Kamu adalah hadiah terindah dari Allah SWT yang hadir dalam hidup baba dan umma menjelang anniversary 1 tahun pernikahan baba dan umma di tanggal 9 Juni 2024 lalu. Umma sangat bersyukur atas kehadiranmu. Umma senang sekali kamu telah lahir, umma jadi punya teman di rumah. Soalnya baba sibuk sekali, banyak sekali pekerjaannya, umma jadi sering sendirian di rumah. Part 2 Saat Melahirkan  Dalam menghadapi kelahiranmu, umma tidak hanya berbekal do'a. Umma dan Baba ikut kelas Online "Melahirkan dengan Nyaman". Umma juga membaca buku kehamilan yang isinya tentang masalah-masalah yang dihadapi para ibu saat masa hamil hingga melahirkan. Diantaranya ada kisah ibu yang hampir meninggal, juga ada kisah sang buah hati yang tidak dapat diselamatkan. Kisah-kisah pilu itu diantaranya akibat kurangnya ilmu. Maka untuk Alvaro, banyaklah belajar dari beragam sumber, semakin banyak ilmu tentu semakin jauh dari kebodoh...

Sajadah Basah

Panas terik matahari membakar kulitku yang memang sudah kering dan kusam. Aku melangkah sempoyongan tak tentu arah. Menyesali semua jalan yang pernah ku pilih. Aku merasa lelah padahal belum berjuang. Beginikah pilunya jadi pengangguran bergelar sarjana? Setiap hari sesak dadanya, setiap hari dirudung pikiran sendiri yang berkecamuk tak berkesudahan. Merasa kendali hidup dipegang semata. Lupa atas kuasa Tuhan dan do'a orang tua. Meratapi yang sebenarnya tidak ada. Pikiran masa depan, penyeselan masa lalu, ketakutan masa sekarang yang tak berkesudahan menghujat kepercayaan diri dan mental. Semakin hari semakin tak kuasa menahan gejolak nurani sendirian. Airmata berjatuhan namun tak satupun yang mampu mengusap. Kadang, merasa bahagia sesederhana minum kopi susu dingin. Setelah kopi habis ditenggak, perasaan kembali mengamuk sampai larut malam dan tertidur. Besoknya badan sakit-sakitan, bukan karena kelelahan. Tapi, karna semangat yang telah padam. Tidak ada awal dan akhir hari. Semua...